“PA Suwawa Hadiri Kegiatan Pencegahan Kekerasan dan Launching Ruang Bersama Indonesia di Bone Bolango”
“PA Suwawa Hadiri Kegiatan Pencegahan Kekerasan dan Launching Ruang Bersama Indonesia di Bone Bolango”

Selasa, 29 Juli 2025. Hakim Pengadilan Agama Suwawa, Nur Sofiyah Gunawan, S.H., bersama Panitera Muda Permohonan Sri Rahmawaty Yunus, S.H., M.H. dan Panitera Pengganti Ridwan Anugerah Mantu, S.H., menghadiri kegiatan Penggerakan dan Pemberdayaan Masyarakat dalam Pencegahan Kekerasan terhadap Perempuan (KtP), Kekerasan terhadap Anak (KtA), Tindak Pidana Perdagangan Orang (TPPO), Anak Berhadapan dengan Hukum (ABH), dan Perkawinan Anak.

Kegiatan tersebut dirangkaikan dengan Launching Ruang Bersama Indonesia serta merupakan bagian dari rangkaian Peringatan Hari Anak Nasional Tahun 2025 tingkat Kabupaten Bone Bolango. Acara ini diselenggarakan oleh Pemerintah Kabupaten Bone Bolango melalui Dinas Sosial P3APPKB Kabupaten Bone Bolango, bertempat di Balai Penjaminan Mutu Pendidikan (BPMP) Provinsi Gorontalo.
Acara dibuka secara resmi oleh Bupati Bone Bolango, Drs. H. Ismet Mile, M.M., yang dalam sambutannya menyampaikan pentingnya peran serta seluruh elemen masyarakat dan instansi terkait dalam menciptakan lingkungan yang aman dan layak bagi perempuan dan anak, sekaligus menegaskan komitmen Pemerintah Kabupaten Bone Bolango dalam memerangi segala bentuk kekerasan dan pelanggaran hak asasi terhadap kelompok rentan.
Peluncuran Ruang Bersama Indonesia menjadi tonggak penting sebagai wadah kolaboratif berbagai pihak, termasuk aparat penegak hukum, pemerintah, dan masyarakat, dalam upaya perlindungan dan pelayanan terpadu kepada korban kekerasan serta anak-anak yang berhadapan dengan hukum.
Partisipasi aktif Pengadilan Agama Suwawa dalam kegiatan ini mencerminkan dukungan terhadap sinergi lintas sektor dalam memperkuat perlindungan hukum serta pemberdayaan masyarakat.
Dengan peringatan Hari Anak Nasional sebagai momentum, kegiatan ini diharapkan mampu mendorong peningkatan kepedulian dan aksi nyata dalam menciptakan lingkungan yang aman, inklusif, dan berpihak pada hak-hak anak dan perempuan.